Kamis, Maret 05, 2009

Sampah Plastik untuk Konstruksi Jalan Raya

NEW DELHI - Botol atau tas plastik yang terbuat dari bahan polythene selama ini sering dikenal sebagai polutan yang sulit untuk diuraikan. Sampah plastik umumnya hanya dipakai lima menit tetapi baru terurai 500 tahun kemudian.

Namun, di tangan para ahli dari Banaras Hindu University (BHU), sampah plastik dari bahan anti-air itu mampu menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi kehidupan.

Seperti dilansir Times of India, Jumat (27/2/2009), para peneliti mengungkapkan jika sampah-sampah plastik berbahan polythene itu mampu dijadikan bahan konstruksi jalan raya. Konstruksi jalan raya yang menggunakan bahan sampah plastik diperkirakan akan dapat tahan lama dan lebih tahan terhadap gerusan air.

"Dalam penelitian, tim kami berhasil menemukan jika bahan polythene mampu memperkuat daya tahan sebuah jalan," ujar Profesor BHU, Ram Adhar Singh.

Pada percobaan itu, peneliti mencampurkan sampah-sampah plastik yang telah dilelehkan dengan aspal dan material lain yang biasa digunakan untuk pembangunan jalan raya. Aspal yang dicampur dengan plastik akan lebih kuat merekat dengan bahan-bahan bebatuan, sehingga konstruksi jalan akan lebih tahan terhadap air.

Ram Adhar Singh saat ini pihaknya akan mematenkan hasil penemuannya itu. (srn)

http://techno.okezone.com/index.php/...ksi-jalan-raya
Sampah Plastik untuk Konstruksi Jalan RayaSocialTwist Tell-a-Friend

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar